
Tim Palang Merah Remaja (PMR) Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 5 Bungo menunjukkan kesiapsiagaan dalam menangani siswa yang pingsan saat upacara bendera. Kegiatan ini berlangsung pada Senin, 13 Oktober 2025, di ruang Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) madrasah. Tim PMR secara sigap membantu siswa yang merasa pusing atau hampir pingsan, serta segera mengangkat siswa yang sudah pingsan ke ruang UKS untuk mendapatkan pertolongan pertama.
Pembina PMR MTsN 5 Bungo, Faridah Aryani, S.Pd, menjelaskan bahwa anggota PMR selalu siap siaga dalam menangani siswa yang mengalami gangguan kesehatan saat upacara. "Anggota PMR selalu melakukan latihan pertolongan ketika kegiatan ekstrakurikuler PMR sehingga ketika upacara bendera atau kegiatan di lapangan, mereka bisa langsung turun tangan ke lapangan untuk menangani," ujarnya.
Menurut Faridah, aksi cepat tanggap yang dilakukan oleh Tim PMR sangat membantu siswa yang mengalami sakit atau pingsan. Selain itu, kegiatan ini juga menumbuhkan rasa kemanusiaan di kalangan anggota PMR karena mereka belajar merawat dan menolong teman-temannya sendiri. "Dengan adanya aksi tanggap cepat tim PMR, para siswa yang mengalami sakit atau pingsan ketika upacara bendera jadi teratasi dan bisa menumbuhkan rasa kemanusiaan anggota dengan berkat merawat atau menolong temannya sendiri," tambahnya.
Faridah juga mengimbau kepada seluruh siswa peserta upacara bendera untuk membiasakan makan atau sarapan pagi sebelum berangkat ke madrasah. Ia menekankan pentingnya asupan makanan sebelum mengikuti aktivitas seharian di madrasah, terutama saat upacara bendera. "Biasakan makan atau sarapan pagi sebelum berangkat ke madrasah, karena kalian akan menghadapi aktivitas selama seharian di madrasah terutama saat upacara bendera. Jangan sampai perut dalam keadaan kosong ketika ikut baris di lapangan, sehingga bisa mengakibatkan pusing, mual, bahkan pingsan," pesannya.
Salah satu anggota Tim PMR MTsN 5 Bungo, Jubran Assanadi, mengungkapkan rasa bangganya menjadi bagian dari tim tersebut. Ia merasa senang dapat membantu teman-temannya yang mengalami sakit atau pingsan saat upacara bendera. "Kami bangga bisa menjadi anggota Tim PMR MTsN 5 Bungo karena bisa menolong teman-teman dan kegiatan kami bisa bernilai atau bermanfaat untuk orang lain serta juga mengajarkan kami untuk lebih peka terhadap lingkungan sekitar," ungkap Jubran.
Kesiapsiagaan Tim PMR MTsN 5 Bungo dalam memberikan pertolongan pertama menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap kesehatan siswa di lingkungan madrasah. Melalui pelatihan rutin dan kerja sama yang baik, mereka mampu memberikan bantuan dengan cepat dan tepat saat terjadi keadaan darurat, khususnya saat upacara bendera berlangsung.
Dok : SK
Editor : RCW
|
86x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...