
Para guru MTsN 5 Bungo mengikuti pelatihan Belajar Mandiri Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) melalui platform MOOC Pintar pada 22 hingga 28 April 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas pendidikan di lingkungan madrasah.
Pelatihan ini dibuka secara resmi oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA. Dalam sambutannya, Menteri Agama menekankan pentingnya penerapan KBC guna membangun ekosistem pendidikan madrasah yang lebih humanis, berakhlak, dan berlandaskan kesadaran. Ia berharap KBC dapat membuka perspektif baru dalam dunia pendidikan di Indonesia, khususnya di madrasah.

Seluruh guru MTsN 5 Bungo mengikuti pelatihan ini secara daring melalui aplikasi MOOC Pintar yang disediakan oleh Kementerian Agama. Materi pelatihan mencakup pemahaman konsep dasar KBC, strategi implementasi di kelas, serta penguatan karakter berbasis nilai-nilai cinta kepada Allah, sesama manusia, dan lingkungan sekitar. Dengan demikian, pelatihan ini tidak hanya berfokus pada aspek akademis, tetapi juga pada pembentukan karakter peserta didik.
Kepala MTsN 5 Bungo, M. Junaidi, S. Ag, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan langkah awal dalam proses transformasi pembelajaran di madrasah. Ia menegaskan pentingnya guru untuk terus belajar dan beradaptasi dengan perkembangan zaman. "Guru harus terus belajar. Dengan KBC, kita ingin melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas, tapi juga berhati," ujarnya.

Diharapkan, para guru dapat menyelesaikan pelatihan mandiri ini sesuai jadwal dan segera menerapkan hasil pembelajaran dalam proses belajar mengajar di MTsN 5 Bungo. Dengan demikian, kualitas pendidikan di madrasah dapat terus meningkat dan memberikan dampak positif bagi peserta didik.
-rcw-
|
39x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...